Tuesday, July 20, 2010

sekali saja

kau tinggalkan hatiku dipelataran..
sedang senja tak lagi nampak..
nyiur hanya berdendang sedih..
hujan pun menutup bau tanah ketika itu..

kupandangi pintu itu..
yang temboknya terlihat sulaman laba- laba..
sedang pintunya tetap kokoh..
terkunci dengan rapihnya..

aku ingin pintu ini terbuka..
sekali saja..
untuk mmenerima secercah cahaya.
menerima dinginnya udara..
agar aku dapat beristirahat dari perjalanan yang panjang..

300610